our path - journalized

our path - journalized

recording our life; the laughters and tears, the ups and downs.

our path - journalized RSS Feed
 
 
 
 

“Halo, Bo’ ….!”

Ingat peribahasa jaman dulu, “Mulutmu adalah Harimaumu”?. Kira-kira maksudnya adalah kita harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan. Kata yang keluar dari mulut kita, bisa jadi adalah hal yang akan menjatuhkan kita.

Nah, saya dan Mas Okky sudah harus berhati-hati nih, jangan sampai mulut kami menjadi harimaunya Naufal. As you know, anak-anak seusia Naufal menyerap kata-kata baru itu cepat sekali. Kadang, kami terkaget-kaget mendengar gaya dia ngomong yang mengikuti gaya orang besar. Apalagi semenjak dia sekolah, banyak sekali vocab baru yang dia bawa pulang.

Kalau untuk sebagian orang, TV adalah sumber yang tidak baik untuk kosakata anak, maka untuk saya itu tidak menjadi masalah. Karena Nau memang tidak suka menonton TV. TV di tempat kami hanya nyala untuk nonton DVD saja, other than that, saya matikan. Saya sedang unjuk rasa terhadap kualitas tontonan yang makin lama makin merosot.

Nau menyerap kosakata lebih banyak dari lingkungan-nya. Contohnya:

  • “Maaa…. Nau mau diculik“, katanya sambil lari-lari dikejar Mbaknya untuk dipakein celana sehabis mandi. Dia mengambil kata diculik dari saya yang suka ngomong kalau di mall, anak yang suka kabur-kabur dari Mama dan Papanya suka diculik :p
  • “Mungkin lebih baik kita nonton ‘jayen clo’ (maksudnya adalah giant claw, film dino-nya) aja Mah” . Nah, kalau yang ini dia ambil dari merhatiin gaya ngomong Mama Papanya.
  • Iiiih ya ampuun…
  • Ya Allah….“, biasanya kalo ngeliat hal yang aneh-aneh, kayak hamsternya kejepit, atau mamanya kejedot..sumpe, geli deh denger dia ngomong ini.

Kalau dua tersebut adalah contoh yang bagus. Semalam, saya kaget sekali mendengar dia berkomentar, “Di tekolah kan ada ada mistel Aan, mistel Aan goblok“. Saya dan Papanya kaget sekali mendengarnya. Setelah, kami sadar, rupanya Nau mendengar kami berdua mengatakan ‘kata’ itu kepada pengendara sepeda motor yang nyaris menyerempet kami sewaktu kami bertiga sedang dalam perjalanan pulang. Adeuh!

Saya dan Mas harus lebih berhati-hati menyortir kalimat kami di depan dia. Tidak boleh lagi menggunakan kata-kata ‘negatif’. Kami semalam menjelaskan arti ‘goblok’ ke Naufal dan memberitahukan konsekuensi apa yang akan kita terima dengan mengucapkan kata itu. Agak susah juga sih memberi pengertian ke dia, apalagi dia sepertinya suka dengan bunyi kata itu.

Apalagi since dia ADD, memberi pengertian verbal tentang aturan yang tidak tertulis itu sulit sekali. Jadi kami harus mengulang-ngulang alasan mengapa dia tidak boleh mengucapkan kata itu, sampai betul-betul dia paham.

Masih semalam, sewaktu Mama dan Papa sibuk membuat header baru untuk blog (btw, bagus ga tampilannya sekarang? I really like it, hehehehe), dia mengambil handphone Mama, dan ngomong, “Halo, Bo’…. “, kalau yang satu ini, dia mengambil dari Mamanya.. hihihihihi….. Nau sedang jadi balita gaul atau menelpon ‘kebo’?

[tags] Naufal, Halo, Harimau [/tags]

5 Responses to ““Halo, Bo’ ….!””

  1. 1
    yanti yanti:

    Naila:
    “ya iyalah”
    “buset!” (buayadarat-style)
    “bagi dooongg..”
    “oke deeee” (emaknya banget)

  2. 2
    erfi erfi:

    Benar banget Rik, Izqa kemaren juga gitu. Waktu gw di mobil ngomel2 sampe ngeluarin kata ‘goblok’ tiba2 kedengeran suara kecil dibelakang (dia selalu di car seat), ‘obok.. obok’. Ya ampuuunn… gw pikir dia tidur ternyata.. hiks, emang benar harus jaga kata2 nih dekat anak.

    btw, headernya keren lho. Benaran tuh bikin sendiri..?? Ternyata ada bakat jadi graphic designer juga nih keliatannya ;)

  3. 3
    BARRY BARRY:

    Betul banget. Makanya sering ada istilah kalau anak kita itu seperti video recorder yang hidup. Sebab semua yang dia lihat dan dengar akan diulang lagi. Namun kali ini bisa membentuk jati diri dia sendiri. So, let us be careful ;)

  4. 4
    astri astri:

    wagagaga.. hallo bo.. geli juga pas elo bilang nelpon kebo.. :D

    naufal ngomongnya bener-bener banyak ya rik, criwis abiiizzz… pasti ngambil dari mamanya juga kan? :D

  5. 5
    SyL SyL:

    mmmh…. bener banget ya, rik - harus nyaring kata-kata supaya tidak ditiru anak. diam-diam mereka menyimak dan mencoba untuk menambahkan ke kosa kata mereka.

Leave a Reply

Currently Listening to

  1. cd cover
  2. cd cover
  3. cd cover
  4. cd cover
  5. cd cover
  6. cd cover
  7. cd cover
  8. cd cover
  9. cd cover
  10. cd cover
  11. cd cover
  12. cd cover

Flickering


View more photos >