May Day
Tanggal 1 May adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh hampir setengah penduduk bumi. Ah, masa sih? memangnya separuh penduduk bumi demo buruh semua?
May Day was originally the commemoration of the Haymarket protests in Chicago in 1886: in 1889, the first congress of the Second International, meeting in Paris for the centennial of the French Revolution and the Exposition Universelle (1889), following a proposal by Raymond Lavigne, called for international demonstrations on the 1890 anniversary of the Chicago protests. These were so successful that May Day was formally recognized as an annual event at the International’s second congress in 1891. The May Day Riots of 1894 and May Day Riots of 1919 occurred subsequently.In 1904, the International Socialist Conference meeting in Amsterdam made it “mandatory upon the proletarian organizations of all countries to stop work on May 1, wherever it is possible without injury to the workers.” - Wikipedia
Nope. Ternyata, 1 May itu tidak hanya dirayakan sebagai hari buruh loo. Mau tau apa saja yang dirayakan tanggal 1 Mei? Konon, di Swiss setiap tanggal 1 May akan mengadakan festival Maisingen, atau Singing the Beginning of May. Biasanya, termasuk didalam acara ini adalah joget dan bernyanyi-nyanyi mengelilingi tiang yang sudah dihias-hias. Tiang ini disebut Maypole , nah sejarah Maypole ini jauh ke belakang ke jaman paganisme.
Kalau penduduk Swiss merayakan dengan nyanyi dan joget, penduduk di Ireland, Scotland, Isle of Man dan other celtics countries, mengenal kebudayaan Beltane. Konon, mereka merayakan festival kedatangan musim panas dengan cara menyalakan api unggun pada Oidhche Bhealtaine (’the eve of Bealtaine’). Api unggun ini diyakini dapat menjadi sarana pembersihan jiwa, menaruh pengharapan terhadap hasil panen yang baik, serta juga upaya untuk menjauhkan diri dari semua mara bahaya. Hmmh… kita di Indonesia juga punya tradisi ini ya..
Selain itu juga, penduduk-penduduk di Northen Europe merayakan Walpurgisnacht juga pada tanggal 1 May. Konon, pada malam 1 may tersebutlah para penyihir-penyihir pergi ke Pegunungan Harz, ke puncak Brocken atau Blocksberg, dimana mereka akan merayakan sabat. Hari ini juga secara tidak sengaja bertepatan dengan peringatan meninggalnya St. Walburga, seorang inggris yang menyebarkan agama kristen di Jerman.
Nah, kalau penduduk di Ceko lain lagi! Tanggal 1 May mereka rayakan sebagai Hari Cinta! the Love day. Jadi, perayaannya tentu saja melalui ciuman-ciuman!
Mitologi romawi beda lagi! Dalam rangka menghormati Bona Dea, mereka mengadakan festival perempuan setiap tanggal 1 May. Tidak boleh ada laki-laki yang hadir dalam festival tersebut.
1 May buat penduduk di Hawaii adalah hari libur untuk merayakan Lei, itu loo.. bunga yang dijadiin hiasan kepala oleh cewek-cewek hawaii. Mungkin, cara mereka untuk merayakan itu adalah dengan kasih bunga ke semua orang.. wah seru ya…
Terlepas dari masih banyaknya isu buruh yang harus diperjuangkan, seru kali ya, kalau merayakan hari buruh tidak dengan demo-demo yang bikin macet jalan… well just a thought. Coba bayangin, merayakan hari buruh dengan semangat hari cintanya Ceko, menggunakan kostum dengan semangat Lei, menyanyi-nyanyi mengelilingi Monas (sebagai Maypole-nya)… Hahahaha! Ada-ada aja ah si Rika!
Anyway, Happy Mayday everyone.
Untuk teman-teman di serikat buruh, tetap semangat! Terimakasih sudah memperjuangkan nasib saya, yang juga masih berstatus buruh.
[tags]mayday, demo buruh, spring feast[/tags]









May 2nd, 2007 at 1:53 am
yg jelas .. may day artinya LIBURRRRRRRRRRRRRRRR aka alias tanggal merah .. tp scr gw belum kerja yah semua hari adalah sama heheheh
May 3rd, 2007 at 10:57 am
padahal labor day di US nanti september. tp kayaknya seluruh dunia ngerayain yah? *bingung.com*
May 3rd, 2007 at 6:17 pm
seluruh dunia libur kecuali indonesah huhuhuhuhu
May 9th, 2007 at 12:04 pm
Comment-nya Erfi ngilang.. :D
Maklum, rumahsari.com abis pindah rumah soalnya.. Mungkin Erfi ninggalin comment di rumah lama, makanya gak muncul di sini..
Dibantu posting deh (-red):