our path - journalized

our path - journalized

recording our life; the laughters and tears, the ups and downs.

our path - journalized RSS Feed
 
 
 
 

Yah.. saat ini Ibu infertil!

Duing… duing….!!!

Kalimat itu yang sempet membuat saya sedikit bergundah gulana. Kaget juga, dicap tidak subur dan infertil. Mungkin kalau belum sempet punya Nau, saya sudah nangis gerung-gerungan di dalam ruangan si dokter.

Jadi, ceritanya beberapa bulan terakhir ini saya terganggu sekali dengan jerawat di muka saya. Ya, bener jerawat! Kayak ABG yang sedang genit-genitnya, muka saya akhir-akhir ini menjelang periode selalu saja dihinggapi puluhan jerawat yang tidak sopan. Belum lagi, menjelang mens, migrain kepala saya yang berhari-hari hinggap di kepala. Membuat saya pengen mutusin kepala saya dan ngamplas muka saya sendiri.

Akhirnya, disatu sore, berangkatlah saya ke RSPI, ditemenin sama si Mas. Alhamdulillah, saya yang memang ga rencana mau ke dokter jadi asal aja milih obgyn. Since obgyn saya yang lama tidak praktik, maka saya bas bis bus milih dokter Aswin. Pilihan yang sangat tepat since si pak dokter sangat-sangat baik dan komunikatif. Bayangin, dia mau menjelaskan kenapa saya dengan gambar-gambar yang dia gambar sendiri, ah puas deh. Mana cakep pula, konon si dokter adalah omnya Dian Sastro! hihihihihi…

Well, anyway, berangkat dari semua cerita saya. Si dokter meminta saya untuk di USG. Sewaktu di USG biasa, si dokter komentar bahwa rahim saya masih normal, tidak ada penebalan. Lalu dia meminta saya untuk USG transvaginal. Ketika selesai di USG, so dokter langsung teriak Eureka!, betul juga kecurigaan saya. Gambar USG di ovarium saya terlihat ada bulet-bulet hitam yang banyak, kata si dokter ini adalah kista ovarium, nama londonya adalah Polycystic Ovaries (PCO).

Polycystic Ovaries develop when the ovaries are stimulated to produce excessive amounts of male hormones (androgens), particularly testosterone, either through the release of excessive luteinizing hormone (LH) by the anterior pituitary gland or through high levels of insulin in the blood (hyperinsulinaemia) in women whose ovaries are sensitive to this stimulus.

This syndrome acquired its most widely used name because a common sign is multiple (poly) ovarian cysts. These form where egg follicles matured but were never released from the ovary because of abnormal hormone levels. These generally take on a ’string of pearls’ appearance. 

PCO syndrome adalah kelainan akibat tubuh saya kebanyakan hormon androgen, thus membuat badan saya memproduksi banyak sekali hormon LH. Karenanya, di badan saya, tidak pernah terjadi pembuahan, yaitu si ovum lepas dan nempel di rahim. Sementara, karena ovum terbentuk, otak saya memerintah untuk memproduksi estrogen yang akan membuat rahim menebal, untuk tempat si ovum menempel. Seharusnya, jika terjadi pembuahan, ovum dilepas dari ovaries, maka akan membuat badan kita memproduksi hormon progesteron. Nah, keberadaan hormon ini akan memberikan sinyal untuk berhenti memproduce estrogen dan digantiin dengan progesteron. Tapi, untuk kasus saya, karena tidak terjadi pembuahan.. maka si progesteron tidak pernah dibuat. Yang ada, estrogen akan terus dibuat. Nah, akibatnya bisa terjadi penebalan rahim yang akan lead to cancer.

Alhamdulillah, untuk kasus saya, rahim saya belum menebal, tapi sudah terbentuk kista-kista di ovarium kiri dan kanan. Kondisi ini membuat saya infertil! Pantas aja saya ngga hamil-hamil! Dampak lain dari si PCO ini juga jerawat. Tapi, yang membuat saya stress sebetulnya 60% dari yang mengidap PCO adalah insulin resistance.

In people who suffer from insulin resistance, the liver and muscles do not take up glucose from the blood stream as efficiently as other people’s livers and muscles at normal meal levels of insulin. In other words, their muscles and liver do not respond efficiently to insulin stimulation of glucose uptake.

In other words, saya terancam diabetes, obesitas dan infertil! Whoaaaa…!!!

Nggak deng, masih tenang kok, masih sabar nunggu period yang akan datang untuk tes darah dan hormon. Dari hasil itu, baru akan terlihat apakah saya insulin resistance atau tidak.

Yang cukup membuat saya surprise, 1 dari 10 perempuan menderita sindrome ini. Padahal, kalau tidak karena jerawat, saya tidak akan pernah curiga saya kena PCOs. Alhamdulillah, sebelum terlambat penyakit ini sudah ketahuan. Mudah-mudahan bisa sembuh, kasian Naufal kalo sampe ga punya adek.

Doain tes darahnya bagus yaaa….ini gambar si PCO, liat lah gambar yang pertama. Bayangan hitam banyak itu adalah cyst di ovarium kiri dan kanan saya.

perut-rika.jpg

[tags] polycystic ovaries syndrome, PCOS[/tags]

9 Responses to “Yah.. saat ini Ibu infertil!”

  1. 1
    torque torque:

    Rika…thanx for visitng my little blog!
    Naufal is quite a “rare” name in Malaysia actually! Glad to know you son is named Naufal too!

    Thanx Rika and hang in there!

  2. 2
    Nining Nining:

    Wah aku nggak menyangka lho sampe segitunya
    tapi aku juga jadi berpikiran, aku gak boleh tenang-tenang aja. Aku tuh belum serius ke dokter periksa .. jadi gimana mbak, dokter yang di rspi itu recommended kan? (aku kok bacanya jadi ikut deg2an)

  3. 3
    ol ol:

    Yg lo maksud dng pembuahan itu ovulasi ya? pembuahan itu bukannya ketika ovum bertemu dng sperma yah? ovulasi kata lainnya dlm bhs indo apa yah? pematangan telur?

  4. 4
    linda linda:

    mbak, maaf lahir bathin ya

  5. 5
    Anita Anita:

    rika, apakabar? barusan baca ceritanya ttg PCO, serem juga ya ka, untung ketauan semasa dini, semoga nti hasil tes darahnya bagus ya.

    oya, sekalian ngucapin met ibadah puasa ya, maaf lahir batin kalo ada salah² kata.

  6. 6
    erfi erfi:

    Rik, pa kabar? Smoga hasil test darahnya bagus yaa.. Untung cepet ketauan dan mudah-mudahan bisa di-treat dan sembuh seperti semula.

    Oya, selamat menjalani ibadah puasa yaa. mohon maaf lahir & bathin (better late then never) :D

  7. 7
    yanti yanti:

    wah.. moga2 cepet bisa diatasi biar cepet hamil lagi. gw jg blom hamil nih ka :D

  8. 8
    mariskova mariskova:

    Wah, kok gejalanya sama? Migren hebat dan jerawat yg dulu2 gak pernah muncul kayak gini….

    Moga2 cepet baik yah. Secara dirimuh dan Jeng Yanti pengen cepet2 hamil hehehehe….

  9. 9
    Dyah Dyah:

    Mbak mo nanya ni…
    Kalo cewek divonis ada PCO masih bisa hamil gak???
    Thanks.

Leave a Reply

Currently Listening to

  1. cd cover
  2. cd cover
  3. cd cover
  4. cd cover
  5. cd cover
  6. cd cover
  7. cd cover
  8. cd cover
  9. cd cover
  10. cd cover
  11. cd cover
  12. cd cover

Flickering


View more photos >